Jumat

KENAPA HIDUP KITA SUSAH DAN MISKIN

QS. An  Nuur (24) ayat 35

ٱللهُ نُورُ السَّماواتِ وَ الْأَرْضِ مَثَلُ نُورِهِ كَمِشْكاةٍ فيها مِصْباحٌ الْمِصْباحُ في‏ زُجاجَةٍ الزُّجاجَةُ كَأَنَّها كَوْكَبٌ دُرِّيٌّ يُوقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُبارَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لا شَرْقِيَّةٍ وَلا غَرْبِيَّةٍ يَكادُ زَيْتُها يُضي‏ءُ وَلَوْلَمْ تَمْسَسْهُ نارٌ نُورٌ عَلى‏ نُورٍ يَهْدِي اللهُ لِنُورِهِ مَنْ يَشاءُ وَ يَضْرِبُ اللهُ الْأَمْثالَ لِلنَّاسِ وَ اللهُ بِكُلِّ شَيْ‏ءٍ عَليمٌ 

(35) Allah adalah cahaya bagi semua langit dan bumi. Perumpamaan cahayaNya adalah laksana satu tanglung yang di dalamnya ada pelita, dan pelita itu terletak dalam kaca, dan kaca itu laksana bintang yang seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak pohon kayu yang mubarak, yaitu minyak zaitun, yang bukan keluaran Timur dan bukan ke­luaran Barat, yang minyaknya hampir selalu menerangi kalau­pun tidak disentuh api; Nur di atas Nur. Allah memimpin kepada NurNya kepada barangsiapa yang dikehendakiNya. Dan Allah mengadakan berbagai perumpamaan untuk manusia. Dan Allah Mengetahui akan tiap-tiap sesuatu.


peluang bisnis modal kecil

Kenapa hidup kita susah?
Bisa jadi karena hidup kita tidak mendapat cahaya dari Allah SWT. Kita kerja mati - matian tetap saja tidak dapat memenuhi kebutuhan keluarga, selalu tampak kekurangan dan tidak bahagia. Suami pemalas, istri membangkang pada suami, anak membangkang pada orang tua, pintu rezeki semua tertutup. seolah - olah tidak ada solusi untuk masalah kita. naudzubillahimindzalik.

Keluarga yang susah ibarat keluarga yang gelap tanpa adanya cahaya dari Allah SWT. Keluarga yang jauh dari Allah, jauh dari ayat - ayat Allah, tidak ada kegiatan shalat, qiyamul lail, baca Al qur'an, dzikir, mengangungkan nama - nama Allah SWT. semuanya jauh dari Allah SWT. sehingga hidup kita terasa susah. Bagaimana mungkin keluarga kita memperoleh cahaya dari Allah SWT kalau kita saja menjauh dari Allah. untuk memperoleh cahaya dari Allah SWT kita harus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Awali hari anda dengan mengingat Allah, keluarkan setiap nafas anda dengan mengingat Allah SWT.

Coba kita lihat ke belakang, orangtua zaman dahulu, anaknya belasan ada yang 11 atau bahkan 16. kerjaan seadanya (jualan kayu bakar) tetapi mereka hidupnya berkah, mencukupi kebutuhan keluarga dan anak - anaknya. kenapa seperti itu ? karena mereka melibatkan Allah dalam setiap kegiatan dan nafasnya. mereka bangun saat sepertiga malam akhir untuk qiyamul lail, memulai pekerjaan dengan shalat terlebih dahulu, dalam perjalanannya menjual kayu bakar selalu baca shalawat, tidak pernah jauh dari Allah SWT, Setiap nafasnya selalu mengingat Allah SWT, Sehingga hidupnya menjadi mudah dan terang benderang karena adanya cahaya dari Allah SWT. Allah lah yang mencukupkan semua kebutuhannya karena Allah Maha kaya dan Allah Maha segalanya. Allah akan memberikan nikmat kepada siapa saja yang Dia kehendaki dan Allah Juga yang mencabut Nikmat kepada Siapa Saja yang Dia kehendaki.

daftar bisnis ustad yusuf mansur