Rabu

KAKINYA SUDAH TAK PINCANG SETELAH DARI MAKKAH



Ibu Aisyah – Samarinda

Sebut saja namanya bu Aisyah, jamaah ONH Plus Tarif Tour dari Samarinda. Ibu Aisyh ini merupakan seorang janda yang berusia 51 tahun. Pada saat itu, sebelum berangkat haji, bu Aisyah senantiasa berjalan pincang karena kolesterolnya tinggi dan sulit makan.

Oleh karena kondisinya itu, maka bu Aisyah saat berangkat haji membawa segudang obat untuk mengatasi keluhan asam uratnya. Tiba di Makkah, setelah dua hari tidak makan, hanya meminum air putih, dan tidak tidur pulas selama perjalanan, bu Aisyah bersama rombongan melakukan umroh. Ini pekerjaan fisik yang luar biasa. Para jamaah mengelilingi Ka’bah tujuh kali (sekitar dua kilometer) di tengah terik matahari Makkah pada suhu sekitar 45 derajat Celcius dan melalui Sai jutuh putaran (sekitar dua kilometer). Dengan semua prosesnya sejak dari bus pengantar hingga balik lagi, kira-kira bu Aisyah hari itu berjalan kaki sekitar enam kilometer. Semua itu dilakukan Ibu Aisyah setelah melewati penerbangan panjang dari Jakarta – Dubai – Jeddah dan perjalanan bus Jeddah – Aziziah (Makkah).

Subhanallah… pada saat perjalanan itu, tanpa diduga, bu Aisyah mampu berjalan tanpa pincang dan tanpa mengonsumsi obat sebutir pun. Jadi sejak tiba di Makkah, kaki pincang bu Aisyah sudah normal kembali hingga kini. Dan asam uratnya pun dalam kondisi normal. Begitulan, kekuatan hati Ibu Aisyah mengalahkan fisiknya yang lemah. Dan semua itu, kesembuhan datangnya dari Allah.


daftar bisnis ustad yusuf mansur