Selasa

SEDEKAH SEBAGAI OBAT



Suatu hari Rasulullah bersabda, “Obatilah orang yang sakit di antara kalian dengan sedekah” (HR Al-Tabrani dan Al-Baihaqi).

Kalimat ini memiliki makna yang luar biasa. Banyak orang bertanya-tanya, bagaimana bisa sedekah dapat mengobati sakit? Bagaimana bisa sedekah dapat menjaga diri kita tetap sehat? Padahal secara lahirian, sedekah merupakan amalan ibadah yang tidak ada hubungannya dengan pengobatan dan semacamnya secara langsung. Berbeda dengan saat kita ke dokter, lalu minum obat, maka dari obat yang kita minum akan terlihat langsung pengaruhnya. Akan tetapi, bersedekah dapat dijadikan sebuah terapi, kita harus mengakui dan masuk ke wilayah kekuasaan dan kebesaran Allah.

Para ahli pun melakukan penelitian atas pernyataan Rasulullah ini, benarkah sedekah dapat menyembuhkan penyakit? Hingga akhirnya manusia menemukan benang merahnya.

Sedekah memiliki makna yang luar biasa. Coba anda membeli sebungkus nasi, lalu carilah orang yang paling miskin di kota anda. Mungkin dia sudah tidak makan beberapa hari. Pakaiannya kumal, tidur di emperan atau di bawah jembatan, tidak punya sanak saudara, dan tidak punya pekerjaan. Berikanlah nasi bungkus itu kepadanya. Tunggu apa yang dia katakana, perhatikan kegirangannya. Mungkin sedekah anda akan diterimanya dengan tetesan air mata. pada detik-detik itulah anda akan merasakan sangat bahagia dan bersyukur.

Memberikan sebagian yang kita punya kepada orang lain, membuat hati kita lebih bersyukur dan bahagia. Hormon-homon yang bekerja saat bahagia itu akan membunuh berbagai penyakit dan menjadi sel-sel penjaga yang kuat menghadapi musuh yang menyerang.

Tidak hanya mampu menyehatkan tubuh, sedekah diyakini dapat mengatasi berbagai masalah yang datang mendera. Berikut sabda Rasulullah Saw., “Ujian yang menimpa seseorang pada keluarga, harta, jiwa dan anak tetangganya bisa dihapus dengan puasa, shalat, sedekah, dan amar ma’ruf nahi mungkar” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

daftar bisnis ustad yusuf mansur