Selasa

PENGHALANG RIZKI KARENA DOSA KEPADA ALLAH



Dosa sama Allah bisa dilihat dari ibadah wajib dan ibadah sunah. Selama saudara jalanin usaha saudara, bagaimana ibadah wajibnya? Bagaimana sunahnya? Kalau baru jadi pekerja saja ibadah wajibnya sudah berantakan, kubur dalam-dalam keinginan jadi pengusaha!

Saya banyak menerima konselingan para pengusaha yang jatuh dan susah bangun lagi, itulah penyebabnya! Gagal mengurusi ibadah wajib dan sunahnya. Kalau saudara mau jadi pengusaha, sekarang mumpung masih jadi pekerja, benahi ibadah wajib dan sunahnya. Misal, tiap pagi paksain diri harus Shalat Dhuha. Paksain diri! Jangan ngomong “Gimana caranya ustadz? Mana bisa?” kalau saudara ngomong gitu terus, ya saudara akan terus terpenjara.

Saya pernah datang ke sebuah mall besar yang jual segala macam perabotan rumah tangga. Waktu itu jam 16:00, Saya tanya sama penjualnya “pak, sudah shalat Ashar, pak?”

“Belum, ustadz... selama saya kerja di sini saya nggak bisa shalat Ashar tepat waktu”

“Saya bilang “Makin saudara bilang tidak bisa, saudara akan semakin terpenjara.”

“Tapi ustadz.....”

Udahlah, asal saudara ngomong baik-baik, “Pak, boleh nggak saya izin shalat Ashar tepat waktu?” masa iya sih nggak dikasih izin? Rata-rata di Indonesia pasti di izinkan kok. Saya sering kok liat orang-orang Nasrani, Kristiani, Hindu, Budha, jadi pemimpin, tapi justru bilang ke yang Muslim, “Eh Shalat.. shalat.. udah waktunya shalat.” Banyaaak ... Banyak kok yang seperti itu.

Walaupun memang ada juga tempat usaha yang melarang-melarang orang ibadah. Saya pernah datang ke sebuah rumah sakit, mau nengok teman. Ketika melihat saya, para suster menangis dan bilang “Ustadz, di sini nggak boleh pake jilbab ustadz ... Ustadz liat kan, karyawan di sini nggak ada yang pake jilbab.”
Kemuadian saya diajak ke parkiran di basement, saya melihat pemandangan yang menyedihkan. Saya melihat disitu banyak perawat berjilbab yang turun dari motornya dan kemudian melepas jilbabnya mengganti dengan seragamnya.

Kalau sudah seperti itu, saya bilang lebih baik keluar. Buat apa? Kenapa kita lebih nurut sama manusia dibanding sama Allah? Kenapa kita lebih takut kepada manusia daripada Allah?

Kata Allah “ Wa laa tahsauhum wahsaunii”. Jangan takut sama mereka, tapi takutlah kepadaKu.

Jadi, untuk menjadi pengusaha, perhatiin  dan gimana urusan sama Allah. Karena kalau belum jadi pengusaha saja urusan saudara dengan Allah udah ribet, ke depan, Allah akan bikin ribet urusan saudara. Bahaya!


Ada orang yang nggak pernah shalat shubuh. Banyak! Padahal kalau saudara selalu melaksanakan shalat shubuh, insya Allah hidup saudara nggak bakal susah. Itu rahasianya. Kalau saudara sudah merasa hidupnya susah, itu tandanya shalat shubuhnya pernah nggak benar. Benahi dulu shalat shubuhnya.

Maka, saya suka bilang kepada para pekerja, para karyawan, orang-orang yang ingin jadi pengusaha, termasuk yang sudah jadi pengusaha, supaya jangan seperti itu. Jangan sampai saudara jadi pengusaha, bablas tidurnya. Nanti saudara dihantam oleh Allah.

Seperti kisah yang pernah saya ceritakan tentang orang yang mendapat warisan 100 juta di tahun 2005. Tahun 2006 bukanya naik, malah turun tinggal 50 juta. Dan akhirnya pada tahun 2007 warisan itu habis, bahkan saudara rugi di tahun 2008. Terus saudara bilang, kalau dalam dunia usaha, rugi 50 juta itu biasa.

Kalau usaha saudara rugi, harusnya saudara mikir, langsung nyerah sama Allah, nanya sama Allah ada apa di hidup kita? Kita liat urusan ibadah kita, baik yang wajib maupun yang sunah. Benerin itu! Maka, saya tekankan ke calon-calon pengusaha dan yang sudah jadi pengusaha, coba selama 40 hari ke depan konsentrasi benahi ibadah wajibnya. Latihan dulu konsentrasi ke Zhuhur, Zhuhur ke Ashar, Azhar ke Maghrib, Maghrib ke Isya, Isya konsentrasi ke witir. Shalat witir 3 raka’at ini merupakan pakaian bagi pengusaha. Kemudian konsentrasi ketika tidur apakah bisa bangun atau tidak untuk Tahajud, Tahajud konsentrasi ke Shubuh, Shubuh ke Dhuha, begitu seterusnya...

Jadi, kalau mau jadi pengusaha, benahi dulu ibadah-ibadah kita. Jalanin yang wajib, hidupkan yang sunah.

Kalau saudara masih nyimpen dosa zina, dosa sama orang tua, bereskan dulu itu semua, supaya jalannya tidak ada halangan.

daftar bisnis ustad yusuf mansur